Airi Ashikaga
Tokyo, Japan
1 January
O blood type
The Princess for Ashikaga's clan
A little bit Brother Complex with Ryuichi Ashikaga
Innocent-face ll Violin ll Dance ll Piano
Honey-Cologne
.:Currently in Ravenclaw:. Visualisation : Jessica Jung/ Jung Soo Yeon (SNSD)
Ia masih terdiam—menatap pada titik terjauh pandangannya yang sedikit absurd. Menarik nafas untuk beberapa saat, sebelum sekon berikutnya membiarkan oksigen yang dihirupnya ini keluar begitu saja. Jemarinya yang sedari awal memegangi sisi jembatan ini mulai berubah posisi, mengetuknya perlahan; menghasilkan sedikit harmoni yang bahkan tidak dirinya sadari sama sekali. Perlu diketahui, ia tidak benar-benar sedang melamun, pandangannya memang kosong—tapi bukan berarti otaknya tidak memikirikan sesuatu. Ashikaga muda ini sedang berpikir, ngomong-ngomong. Tentang sebongkah memori yang melekat dengan baik dalam otaknya—memori yang tidak akan pernah ia lupakan.
`What is the meaning of—Love?` Huft.
"Ashikaga?—Ashikaga-san?"
Sekon berikutnya, auditori gadis muda bersurai pirang sebahu ini menangkap adanya resonansi, membuatnya sadar bahwa adanya makhluk lain disekitarnya. Memecah keheningan—ralat; kesendiriannya ditengah jembatan. Orb kembar sewarna coklat kayu gadis muda ini bergulir mengganti fokusnya sebelum terhenti pada okum berkromosom XY dihadapannya. Eksistensi insan yang familiar baginya—sangat familiar, makhlum sudah kenal sedari awal diriya masuk ke sekolah ini. Lagi-lagi mengulum kurva asimetris pada oknum dihadapan, tidak memberikan respon apapun.
Choi Soorin.
Tangannya kembali menggegam erat sisi jembatan, diikuti pandangan yang dialihkan dari si pemuda yang beberapa saat lalu menyapa dirinya. "Annyeong—Soorin-kun." Hng. Heran karena dia bisa berbahasa Korea dengan begitu baik? Ia belajar, dan hanya beberapa kata yang ia bisa—tidak selamanya ia harus menggunakan bahasa ibu, rite? "Tidak bersama dengan—imotoomu?" Kembali menatap si lawan konversasi, tersenyum sekilas. Sekedar basa-basi, ia tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama—yang masih ia simpan rapat-rapat dalam memorinya. Bahkan ia tidak memberitau niisan jika dirinya sudah mengalami kejadian tidak mengenakkan itu. Tshce.
For her—
`Love, is a foolish and cruel`
—done.
...
"...tumben."
Pasalnya—Soorin dan Soona itu sulit dipisahkan, seperti dirinya dan Ryuichi dulu.